Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Agustus, 2010

Oleh : Muhammad Zen

Kepala Sekolah selama ini merupakan sosok pimpinan yang cukup sering didatangi oknum wartawan kategori nakal. Orang yang mengaku-ngawu wartawan tersebut, datang ke sekolah dan pura-pura wawancara atau melakukan penyelidikan ini itu. Oknum wartawan nakal ini memang sengaja mencari-cari  kesalahan, namun ujung-ujungnya minta duit.

Mengapa oknum wartawan nakal belakangan ini sering mendatangi sekolah ? (Baik di tingkat SD, SMP, SMA dan SMK). Hal ini karena sekolah sebagai lembaga pendidikan, dinilai sebagai lembaga yang “basah” alias banyak dananya. Pasalnya, sekolah secara rutin menerima dana BOS, serta beberapa jenis dana yang lain. Padahal sebetulnya, dana tersebut sudah ada peruntukannya sendiri-sendiri. Namun oknum wartawan nakal sering memanfaatkannya  untuk mencari uang, dengan cara “pura-pura” menyelidiki kasus.

Untuk mengantisipasi masalah tersebut, PWI Perwakilan Malang Raya bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, tanggal 17 Juli 2010 lalu menggelar lokakarya, dengan tema “Strategi Mengatasi Oknum Wartawan Nakal”.  Dalam kesempatan tersebut ikut memberikan sambutan Ir Eko Nurcahyo (Ketua PWI Malang Raya) serta Drs Choirul Fathoni MSi (Kabag Tenaga Teknis Dinas Pendidikan Kabupaten Malang) yang sekaligus membuka lokakarya mewakili Kepala Dinas Pendidikan Suwandi.

Saat lokakarya, saya  merupakan salah satu pembicara yang banyak mengulas tentang Strategi Mengatasi Oknum Wartawan Nakal. Buku saya berjudul: Jurus Ampuh Mengatasi Oknum Wartawan Nakal, juga dijadikan “buku wajib” dan dibagi untuk semua peserta.

Acara bertempat di ruang sidang DPRD Kabupaten Malang, di Kota Kepanjen Malang. Peserta yang hadir ? Alhamdulillah cukup banyak, yakni sekitar 800 orang kepala sekolah, terdiri dari Kepala Sekolah SD, SMP, SMA serta SMK. Mengapa banyak yang tertarik ? Ya karena Kepala Sekolah selama ini sudah jenuh dijadikan obyek pemerasan oknum wartawan nakal, sehingga mereka tertarik mengikuti lokakarya agar punya strategi mengatasi ulah oknum wartawan nakal.

Iklan

Read Full Post »